Home / Sirah /

Wafatnya Abu Thalib dan Khadijah radhiyallahu ‘anha

 

Tidak lama setelah Bani Hasyim meninggalkan Syi’b Abi Thalib, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam ditimpa musibah dengan wafatnya paman dan istri tercintanya di tahun yang sama, yaitu di akhir tahun kesepuluh setelah kenabian.

Abu Thalib adalah orang yang selalu melindungi Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dan membelanya, dan Quraisy sangat menghormatinya. Ketika sang paman meninggal, Quraisy pun tidak lagi segan untuk menyakiti Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam.

Menjelang kematiannya, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mendatanginya dan di sisinya telah ada Abu Jahl dan Abdullah bin Abi Umayyah.

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mengatakan, “Wahai Paman, ucapkan La ilaha illa_llahu, satu kalimat yang akan aku jadikan hujjah di sisi Allah.”

Berkata Abu Jahl dan Abdullah bin Abi Umayyah, “Wahai Abu Thalib, apakah engkau benci terhadap agama Abdul Muththalib?”

Mereka berdua terus berbicara dengannya hingga akhirnya kata yang terakhir diucapkannya bahwa dia berada diatas keyakinan Abdul Muththalib. Dan Allah menurunkan firmanNya,

إنَّكَ لاَ تَهْدِيْ مَنْ أحْبَبْتَ وَلَكِنَّ اللهَ يَهْدِيْ مَنْ يَشَاءُ

Sesungguhnya kamu tidak dapat memberi petunjuk kepada orang yang kamu kasihi, tetapi Allah memberi petunjuk kepada orang yang dikehendaki-Nya.” (QS. Al-Qashash ayat 56).[1]

Pemikiran jahiliyah sangat lekat di akal Abu Thalib dan sulit untuk mengubah keyakinan yang diwarisinya dari nenek moyangnya, sementara kawan-kawannya juga hadir bersamanya dan memberikan pengaruh yang kuat untuk tetap bertahan dalam keyakinannya yang sesat.

Adapun Khadijah bintu Khuwailid, ia wafat sekitar dua atau tiga bulan setelah wafatnya Abu Thalib, di tahun yang sama, tiga tahun sebelum peristiwa hijrah ke Madinah.

muhammad7

Pada bulan Syawwal tahun itu juga, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menikahi Saudah bintu Zam’ah radhiyallahu ‘anha. Saudah termasuk generasi pertama Islam, ikut berhijrah ke Habasyah dalam hijrah yang kedua, dan suaminya, as-Sakran bin ‘Amr, meninggal dunia di Habasyah atau setelah kembali ke Makkah.[2]

——————-

[1] Riwayat lengkapnya terdapat dalam Shahih al-Bukhary dan Shahih Muslim
[2] Disarikan dari berbagi sumber

 
Wafatnya Abu Thalib dan Khadijah radhiyallahu ‘anha

Share this Post

 

Related Posts

 
 

0 Comments

You can be the first one to leave a comment.

 
 

Leave a Comment

 




 
 

 
 
 
knowledge is power