Ramah Tamah dan Temu Kader

 

Dengan mengambil tema “Perjuangan membutuhkan Pengorbanan”, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Wahdah Islamiyah Palu melalui Departemen Kaderisasi mengadakan kegiatan Temu Kader se-Kota Palu di Masjid Asy-Syuura Kompleks DPRD Kota Palu pada hari Ahad, 15 Dzulhijjah 1434 bertepatan dengan 20 Oktober 2013 bersama Ketua DPD Wahdah Islamiyah Palu, Ust. Taufiq Rahman, Lc. Acara dimulai pada pukul 09.15 wita dan dihadiri oleh kader-kader ikhwan yang tergabung dalam halaqah-halaqah tarbiyah binaan DPD Wahdah Islamiyah Kota Palu.

Kegiatan tersebut dimaksudkan sebagai upaya menjalin silaturahmi dengan seluruh kader yang sekaligus memotivasi dan menggerakkan kader untuk belajar berkorban serta ikut memberikan sumbangsihnya dalam perjuangan da’wah Ahlussunnah wal Jama’ah khususnya di Kota Palu. Dalam sambutan sekaligus ulasan materi temu kader kali ini, Ketua DPD Wahdah Islamiyah Palu mengulas tentang beratnya perjuangan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, para shahabatnya dan generasi pejuang terdahulu. Sosok Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam adalah sosok yang wajib diteladani oleh setiap muslim. Jangan sampai ada orang yang berdalih bahwasannya beliau seorang nabi sehingga hal itu dijadikan dalih untuk tidak berbuat demi agama Allah dengan alasan begitu bertanya tantangan yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari. Benar, bahwa beliau adalah seorang nabi, tapi di sisi lain beliau juga seorang manusia yang bisa merasakan suka duka dan beratnya hidup dan perjuangan ini. Kalau seorang kader dakwah merasakan beratnya jalan dakwah ini disamping kesulitan yang didapatkan dalam pekerjaan, mengurus keluarga dan anak, maka seperti itu juga yang pernah dirasakan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Kalau seorang kader dakwah pernah meneteskan air mata karena beratnya beban kehidupan yang dia rasakan, maka seperti itu juga yang pasti dialami oleh Rasul yang mulia, walaupun hal itu tidak disebutkan dalam buku-buku, karena bagaimanapun juga beliau tetap seorang manusia. Beliau merasakan apa yang kita rasakan sebagai seorang manusia.

DSC_0453

Ketua DPD Wahdah Islamiyah Palu juga menyatakan sukacitanya karena dapat bertatap muka dengan para kader yang merupakan harapan demi kelanjutan kerja da’wah ini ke depan di Kota Palu. Beliau menyampaikan terima kasih atas partisipasi dan peran aktif kader dalam setiap kegiatan selama ini. Acara diakhiri dengan diskusi dan mendengarkan masukan dari kader demi kebaikan kerja da’wah ke depan, serta beberapa kuis dari panitia pelaksana.

Saudaraku,

Marilah terus bekerja dan berjuang bersama untuk perbaikan, untuk agama Allah, untuk aqidah yang shahih. Jangan pernah lemah dan beralasan. Kesibukan duniawi dan keluarga yang selalu engkau jadikan alasan tidak akan pernah berakhir selama tarikan nafasmu. Apakah engkau akan terus mengalah dengan kesibukan tersebut?! Ya, mencari nafkah dan mengurus keluarga adalah perkara wajib bagi setiap muslim, tapi, bukan berarti tidak ada lagi waktu untuk sekedar berjumpa (minimal) sepekan sekali dengan saudara fillah dalam majelis-majelis ilmu atau menghadiri rapat untuk sekedar memberikan sumbangsih dalam bentuk saran dan nasehat.

Musuh-musuh Allah terus bekerja mempersembahkan apa saja yang mereka miliki untuk kehancuran agama dan umat ini. Semoga Allah memberikan kekuatan kepada kami untuk bekerja demi dakwah ini. Semoga Allah senantiasa menyertai kita dalam perjuangan ini… Allahu Akbar!!

 
Ramah Tamah dan Temu Kader

Share this Post

 

Related Posts

 
 

2 Comments

  1. um Afnan says:

    teruslah berjuang, menggapai cita-cita tertinggi, pantang menyerah!!!

 
 

Leave a Comment

 




 
 

 
 
 
knowledge is power