Home / Fatwa /

Menjadikan Tinju sebagai Profesi

 

Menjadikan tinju sebagai hobi, dan tidak dilakukan dengan memukul seorang manusia, tetapi berlatih hanya dengan memukul benda mati; yang seperti itu boleh dan tidak ada larangannya. Adapun menjadikannya sebagai profesi tidak dihalalkan karena bahaya yang akan terjadi pada orang yang dipukul, yang kemungkinan bisa menyebabkan kematian atau cacat permanen. Yang seperti ini adalah kemudharatan yang tidak ditolerir oleh Syari’at Islam walau untuk non-muslim sekalipun, sebagaimana fakta yang ada pada akibat yang ditimbulkan olahraga ini dalam kenyataannya. Kaedah syar’i mengatakan,

لا ضرر ولا ضرار

Tidak boleh membahayakan diri sendiri dan tidak boleh membahayakan orang lain.”

Demikian juga karena tinju pada pokoknya adalah mengarahkan pukulan ke arah kepala dan wajah. Sementara Nabi ﷺ telah bersabda,

إذا قاتل (وفي رواية: إذا ضرب) أحدكم فليجتنب الوجه

Jika salah seorang kamu memerangi –dalam riwayat lain : memukul-, hindarilah bagian wajah.” Hadits muttafaq ‘alaih.

Sumber : Keputusan Dewan Eropa untuk Fatwa dan Penelitian (The European Council For Fatwa and Research) pada simposium ke 5 di Dublin, Irlandia, Mei 2000.

Boxing-GlovesIlustrasi tinju (gambar : iconshut.com)

(Islamtoday)

 
Menjadikan Tinju sebagai Profesi

Share this Post

 

Related Posts

 
 

0 Comments

You can be the first one to leave a comment.

 
 

Leave a Comment

 




 
 

 
 
 
knowledge is power