I am Classic, So Classic …

 

Oleh: Iwan Ali Darmawan

Tak  masalah buat saya disebut klasik serta konvensional ketika – saya sebagai kepala keluarga memutuskan ‘istri’ yang juga bundanya anak-anak untuk tidak bekerja dan mengambil peran di rumah. Beberapa tahun lewat.

Ilmu yang pernah ditempuh dan pengalaman hidupnya selama ini akan berguna dalam mengelola rumah tangga.

Separate but Equal.

Harus ada yang mengambil peran berbeda serta terpisah. Sejatinya itu fitrah – bahwa laki itu cari nafkah – banting tulang bahkan kemarin di senayan sampai banting meja.

Dan sebaik-baiknya tempat bagi istri itu … rumah.

muslimah8

Rasanya bahagia menjalankan peran di luar rumah mengabdikan diri untuk keluarga. Saat segala ikhtiar dicoba. Dari yang paling mendasar hingga aktualisasi diri optimal. Apapun – rasa lelah, berat dan beribu asa. Akan terbayar dengan bahagianya saat pulang ke rumah. Istri – ibunya anak-anak berada di dalamnya sebagai leader, manajer dan supervisi mahligai rumah tangga.

it’s so classic…very classic….

Sebab kita diciptakanNya berbeda fitrah serta naluri untuk saling melengkapi berpasangan. [islampos]

 
I am Classic, So Classic …

Share this Post

 

Related Posts

 
 

0 Comments

You can be the first one to leave a comment.

 
 

Leave a Comment

 




 
 

 
 
 
knowledge is power