Beraqidah Salafi tapi Bermanhaj Ikhwani

 

Pertanyaan untuk Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani rahimahullahu :

Sejauh mana benarnya perkataan : Fulan salafi dalam aqidah, akan tetapi bermanhaj Ikhwani (Ikhwanul Muslimin)? Apakah manhaj bukan bagian dari aqidah? Apakah pembagian seperti ini dikenal di kalangan Salaf, sehingga ada seseorang salafi dalam aqidah akan tetapi bukan salafi dalam manhaj?

Jawab :

Keduanya tidak berbeda, wahai Saudaraku, dan tidak mungkin seseorang akan menjadi ikhwani salafi sekaligus. Akan tetapi, ia akan menjadi salafi pada sebagiannya dan menjadi ikhwani pada sebagian yang lain, atau ikhwani pada sebagiannya dan salafi pada sebagian yang lain. Adapun untuk menjadi salafi dengan aqidah yang berada diatasnya para shahabat Rasul –‘alaihissalam-, maka ini adalah perkara yang mustahil untuk dikumpulkan antara keduanya.

Ikhwanul Muslimin adalah da’i… Baiklah… Kepada apa mereka berdakwah? Apakah mereka mengajak kepada dakwah as-Salaf ash-Shalih?… Yaitu jika kita gambarkan dia seorang ikhwani salafi, apakah dia mengajak kepada dakwah salafiyyah? Jawabannya : Tidak! Kalau demikian, yang seperti ini bukan salafi… Akan tetapi, di satu sisi ia demikian, namun di sisi lain, tidak demikian.

salafy6

(Silsilah al Hudâ wa an Nûr, 751)

 
 
 

0 Comments

You can be the first one to leave a comment.

 
 

Leave a Comment

 




 
 

 
 
 
knowledge is power