Home / Adab /

Adab Salam & Meminta Izin (2)

 

Diantara adab dan etika yang diajarkan Islam adalah etika saat berkunjung atau memasuki rumah. Islam mengajarkan setiap muslim yang berkunjung atau memasuki rumah orang lain untuk memberi salam dan meminta izin terlebih dahulu.

Berikut ini adalah lanjutan pembahasan tentang adab dan etika dalam persoalan salam dan meminta izin;

1. Tidak mengetuk pintu dengan keras

Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu menceritakan bahwa pintu rumah Nabi ﷺ diketuk dengan menggunakan kuku (ujung jari). (HR. Al-Bukhary dalam al-Adab al-Mufrad no. 1080).

Ibnu Hajar rahimahullahu berkata, “Hal ini bisa dipahami sebagai wujud kesopanan yang luar biasa dari mereka (para shahabat). Itu baik jika dilakukan jika pemilik rumah dekat dengan pintu. Namun jika jauh dari pintu dimana suara ketukan dengan kuku tidak sampai ke pendengarannya, maka dianjurkan untuk mengetuk lebih keras sesuai kebutuhan.” (Fathul Bary, XI/38, hadits no. 6250).

2. Tidak dibenarkan memasuki rumah orang lain yang sedang kosong

Karena hal itu adalah pelanggaran terhadap hak milik orang lain.

Imam Ibnu Katsir mengatakan, “Hal itu tidak boleh dilakukan karena termasuk mempergunakan hak milik orang lain tanpa izin pemiliknya. Karena pemiliknya memiliki hak untuk mengizinkan atau tidak mengizinkan.” (Tafsir Ibn Katsir, III/281).

3. Meminta izin saat hendak meninggalkan tempat

Ini termasuk etika nabawi yang sangat agung.

Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma meriwayatkan bahwa Nabi ﷺ bersabda (artinya), “Jika salah seorang diantara kamu mengunjungi saudaranya lalu duduk di sisinya, maka jangan sekali-kali ia berdiri (meninggalkan tempat) sampai ia meminta izin kepadanya.” (HR. Abu asy-Syaikh, dishahihkan al-Albani dalam ash-Shahihah, I/304, no. 182).

izin2

(Sumber : Kitâb al Âdâb, Fuad Abdul Aziz Syalhub)

 
Adab Salam & Meminta Izin (2)

Share this Post

 

Related Posts

 
 

0 Comments

You can be the first one to leave a comment.

 
 

Leave a Comment

 




 
 

 
 
 
knowledge is power